68 Tahun Baitul Arqom: Dari Sawah Wakaf 2 Hektare Hingga Sinergi Program Gizi Santri

Vitrianda Hilba Siregar
Pondok Pesantren Baitul Arqom di Balung, Jember, memperingati hari jadinya yang ke-68 dengan merawat tradisi kemandirian serta menyambut program MBG untuk santri. Foto: ist

JEMBER, uNewsJember.id — Pondok Pesantren Baitul Arqom di Balung, Jember, memperingati hari jadinya yang ke-68 dengan merawat tradisi kemandirian serta menyambut program Makan Bergizi Gratis bagi para santri.

Berawal dari sepetak sawah wakaf seluas dua hektare pada 1958, kawasan pesantren kini berkembang menjadi 16 hektare dengan 12 hektare di antaranya berupa sawah produktif yang menjadi pilar ketahanan ekonomi lembaga.

Peringatan yang dikemas dalam Agenda Silaturahmi Keluarga Besar dan Apel Tahunan pada Minggu (25/10/2026) tersebut dihadiri oleh ribuan santri, wali santri, alumni, serta Sekretaris Jenderal Forum Pesantren Alumni Gontor, K.H. Anang Rikza Masyhadi, dan Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional, Dr. Mariman Darto. Dalam kesempatan ini, Kiai Anang menyebut Baitul Arqom sebagai anak barep atau pesantren alumni Gontor pertama dari sekitar 1.500 institusi serupa yang bernaung di bawah FPAG.

Pimpinan Pondok Pesantren Baitul Arqom, K.H. Izzat Fahd, menegaskan komitmen lembaganya dalam menghadirkan pendidikan yang ramah bagi semua kalangan, termasuk anak-anak petani, pedagang, dan yatim. Kehadiran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah disambut penuh syukur untuk memastikan para santri mendapatkan asupan gizi seimbang yang terdiri dari karbohidrat, protein, serat, sayur, dan buah.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network